Cerita Sex Goodbye, My Stupid School – Part 4

Cerita Sex Goodbye, My Stupid School – Part 4by on.Cerita Sex Goodbye, My Stupid School – Part 4Goodbye, My Stupid School – Part 4 # 2 Pria dan Segelas Wine Brucia la luna ncielu, E ju bruciu damuri Focu ca si consuma, Comu lu me cori Lanima chianci Adullarata Non si da paci Ma cchi mala nuttata Seuntai senyum ramah tercipta tulus dari seorang gadis manis ber-apron putih dengan secangkir espresso di […]

multixnxx-Black hair, Long hair, Asian, Interracial,-5 multixnxx-Black hair, Long hair, Asian, Interracial,-6 multixnxx-Black hair, Long hair, Asian, Interracial,-7Goodbye, My Stupid School – Part 4

# 2

Pria dan Segelas Wine

Brucia la luna ncielu, E ju bruciu damuri

Focu ca si consuma, Comu lu me cori

Lanima chianci Adullarata

Non si da paci Ma cchi mala nuttata

Seuntai senyum ramah tercipta tulus dari seorang gadis manis ber-apron putih dengan secangkir espresso di nampan kecilnya. Perapian besar dinding bata merah panggangan batu serta foto-foto dan lukisan bernuansa klasik Italia sungguh menghadirkan suasana hangat dan Negeri Pizza di dalam sana. Interior luarnya pun tak kalah menarik. Beberapa meja kayu bertenda parasol tersebar rapi di atas lantai dihiasi aneka ornamen floral yang nyaman dipandang. Sungguh berkesan antik dan elegan. Tak heran bila La Senza Parole sering dijadikan tempat berkencan atau merayakan momen spesial oleh kalangan dewasa-muda dan ekspatriat di kota tersebut.

Semilir angin malam berhembus pelan menerpa salah satu meja di sudut teras restoran itu. Tiga orang remaja tampak tertawa riang bercanda ditemani gemerlapnya cahaya lilin. Jika bukan karena traktiran Fanny akibat kesuksesannya di kejuaraan voli hari lalu, tentu saja Gerry dan Faruk tak akan rela berlahap ria kemari. Tagihannya, yang pasti. Kalau makanannya sih, hajar.

Faruk mengangkat avocado float-nya. Untuk kejayaan SMU DNS! Trio GFF! Fuck the Uniporns!

Bhuahahak, sekolah geblek, bahak Fanny dengan strawberry juice.

Pengen cepet-cepet lulus, gue. Haha! Gerry menyahut, ice frapuccino.

TING! Glek glek glek

So, jadi gimana? Harusnya lo masuk timnas SEA Games, Fan. Permainan lo keren banget, puji Faruk seraya menyeka mulut. Malam ini, Fanny sungguh tampil sangat gorgeous dengan gaya sporty-nya. Sexy shirt putih ketat, hot pants jeans 1/4 paha, kets Puma Classic biru, serta kaos kaki pendek berwarna terang. Jujur, Faruk ereksi.

Hahaha. Gak lah. Gua gak minat jadi atlet pro. Sebenernya, sih, cita-cita gue pengen jadi artis, hihihi! elak Fanny ngawur. Lagian, kalo lo semua jeli, kunci kemenangan kemaren itu sebetulnya Devi n Ghaida, lho. Gue sih cuma gitu-gitu doang. Tukang eksekusi, papar gadis bersorot tajam tersebut.

Owh, angguk Faruk datar. Pura-pura ngerti.

Eh, anyway, thanks ya, guys, udah pada dateng kemaren. Makasih banget ya, support-nya,

Yoa!

Love ya, Hun mmuach,

Eh! I-iya

Gerry terhenyak. Serta merta memerah pipi pemuda bertubuh lesu tersebut tiba-tiba dirangkul erat lalu dicium pipinya. Bukan hal aneh juga, sih, bagi Faruk. Sahabatnya ini memang kerap canggung menunjukan kontak fisik dengan pacarnya bila tidak sedang menepi. Namun, di saat-saat Fanny sedang lengah seperti inilah justru Faruk mendapat keuntungan! Bisa memelototi bongkahan dada kencang Fanny yang membusung seksi sembari melahap spaghetti! Mammamia! Dan, di kala dirinya kemudian mulai diacuhkan sepasang dimabuk cinta ini, yang langsung beranjak mesra sibuk suap-suapan salad, fantasinya pun kian bebas melayang. Kekar meronta batang kelaki-lakiannya tegang tak karuan menginginkan kegadisan Fanny.

Snowy honeyhh hhhhhhh a-aku masukin, ya, s-sayang,

Hhhhhh J-jangan, Far! I-ini nggak b-bener! K-kita AHHH!

Woi Far? FAR!

UHUK! Uhuk segumpal Spaghetti Marinara berharga ratusan ribu hampir saja melecit dari mulut Faruk. Paan, sih, Ger?! Uhuk! Ngagetin aja lo, ah! sergahnya malas seraya cepat-cepat meneguk air putih.

Nwomong-ngwomong, Lu, kwemaren kemwana, sih, Har? Bweres pwertandingan lwo lwangsung ngwacir gwitu ajwahh? Pwulang nwaek apwa lowh? Kwan lwo bwerangkwatnywa bwareng gwue? tanya Gerry belepotan dengan mulut penuh dipenuhi potongan sayur. Angkuh meraja pemuda loser itu mengunyah panganan segar dalam rangkulan Fanny.

Bocah brengsek! batin Faruk iri. Benar-benar penuh cinta gadis cantik berbola mata kecokelatan itu menyuapi lalu mengelapi pipi Hunny Bun-nya pakai serbet.

Eh? Ng-nggak k-kemana-mana, kok, Sher eh, Ger! G-gua langsung p-pulang, kok, naek taksi! jawab Faruk ber-bullshit ria. Gila! Bisa-bisa langsung terbalik ini meja kalo mereka tau gue ama Sherry suka ngentot diem-diem!

Memang, tiada lagi hal produktif lain yang bisa dilakukan tiap kali dua anak itu bertemu. Bila kolaborasi Pakistan-RRC bisa menghasilkan tank Al-Khalid/MBT-2000, Faruk and Sherry? Paling tank top nyangkut di lampu, yes?

Gerry terkekeh. Hahahah? Serius lo?

I-iya. Suer! T-tiba-tiba Kebelet maen FM gue, ujar Faruk telihat tak nyaman. Segera, ia pun langsung membelokan obrolan. Eh, F-Fan ngomong-ngomong, m-makasih ya udah ngajak gue. Jadi gak enak, nih, hehehe, ngerusak acara kencan lo bedua, hehehe.

DEG!

Tak ada kata-kata keluar dari mulut Fanny. Hanyalah sebuah anggukan kecil dan tatapan terpicing yang bisa sontak gadis itu balaskan. Namun, bukan mata genit Faruk yang yang kali ini jadi sasaran. Melainkan, sesuatu yang ada di belakang pemuda berjaket adidas tersebut! Bertaburkan tarian cahaya lilin, ditatapnya si Sosok Misterius yang sunyi terdiam di ujung sana. Entah cuma perasaan atau paranoid semata, ia merasa, begitu sangat familiar dengan penampakan itu!

mendadak, firasat buruk menyergap

Ia merasa dibuntuti! Ya! Lelaki itu! Who are you, you sick pervert?! Fanny membatin. Betapa meyakinkannya lelaki berpakaian necis itu berpura-pura menikmati tegukan segelas wine sembari membaca sebuah buku di balik meja. Tapi, tak semudah itu Fanny dibohongi. Bukan kali pertama ia tak sengaja melihat bajingan tersebut!

Eh, Ger, perlahan, Fanny melepaskan rangkulannya.

Ya, Sayang?

.

Jantung Fanny berdebar. Sebetulnya, mulut gadis itu sudah terbuka siap-siap hendak bicara. Namun, seketika saja ada sebuah bisikan lembut di batinnya. Insting. Rasa penasarannya, berubah berluluhan menjadi rasa takut. Waspada.

Better shut up!

Ada apa, Snowy? Kok diem?

gak, ah. Gapapa. Ga penting,

Aah, nyantei aja kali. Apaan?

Duh, gimana ini?

Sorry, ya, Far. Gak ada tontonan gratis lagi!

Mmmh ada mata keranjang di sini! Bhuahahaha! tawa palsu Fanny pun akhirnya meledak. Oscar class.

UHUK! Kali ini, Faruk benar-benar tersedak. Sejurus kemudian, dirasanya ada sebuah tendangan kaki di bawah. Gerry.

Dzig! Kampret! Cari pacar, gih, sono!

Bwhihihi, udalah, Hun. Gapapa, kali. Guenya aja yang salah pilih kostum, kayaknya,

Bip bip bip

Pelan terdengar i-phone Fanny berbunyi. Dengan santai dan menyisakan sedikit tawa, gadis itu menaruh sendoknya, lalu merunduk.

From : 08778XXXXX

Ciee, yang Rabu kemaren dapet transferan dari Om Erwin trus malem minggunya belagak kaya nraktir temen :o)

Dah pada tau belum nih semua, kalo sebenernya kamu udah gak perawan?

Serasa dihujami beribu panah, senyum Fanny menghilang. Berlahan, rautnya berubah marah.

ANJING! FUCK! Nomer siapa in

Bip bip bip

From : 08778XXXXX

Roses are red, violet are blue. Bersiaplah akhiri petualanganmu, hai kijang mungil, karena isteri Erwin udah tau semuanya :o)

Temui aku di balkon second floor skrg, dan kita bicara sejenak.

Ttd. Detektif pembasmi cewek2 gold-digger :o)

From : 08778XXXXX

Hey, look, I got ur pic! :o) Menyerahlah, Snowy. Its all over

Fanny ternganga. Diliriknya, sosok lelaki berjas hitam di meja belakang Faruk, telah lenyap.

A-ada sms dari siapa, sayang? K-kakak kamu? tanya Gerry hati-hati mengetahui raut pacarnyalagi-lagiberubah.

Lekas-lekas, Fanny menggeleng. B-bukan! Gak tau, tuh, orang iseng. Dasar! timpalnya cepat sembari menghapus sms tersebut. Hanya butuh sepersekian detik bagi Sang Gadis untuk menghilangkan mimik super paniknya kembali ke wajah cool.

T-tapi

Udalah, Hun! Ga usah dipikirin!

Gerry langsung menciut menghadapi sorotan killer Fanny. Dan, di depannya, Faruk pun sontak tegak terkesiap kala sang gadis menyodorkan i-phone-nya tiba-tiba. Eh, F-Far, tolong fotoin gue ama Gerry, dong, hehehe. Jarang-jarang, kan, kita makan di sini, Fanny lantas tersenyum.

O-okey, Faruk menurunkan garpu. Gue langsung upload di twitter, yak? Gerry and Fanny, togedah porepah! Hahaha, alay, racaunya monolog sembari mengarahkan fokus.

Siap? Satu dua tiii

???!!!

Whadepuk? BANGSAT! G-GILAAA!!!

Sebuah kilatan petir seakan menghantam di hati Faruk! Hampir tak percaya bola mata pemuda tampan itu berbinar dengan apa yang kemudian dilihatnya di layar kamera! Andai ia seekor serigala jejadian, sudah pasti sekujur syarafnya akan mengamuk berubah tanpa aral! Alih-alih lebar tersenyum atau memberikan tanda V, parah mengejutkan tangan gadis cantik berambut pendek itu malah buru-buru merenggut kepala Gerry lalu melumatnya dengan penuh gairah! FRENCH KISS! DI TEMPAT UMUM!

F-Fanny! Mmmmpf,

Sudah pasti Gerry panik meronta. Namun, tindakan bodoh itu rupanya tak berlangsung lama. Gerry pun akhirnya cuma bisa pasrah mengimbangi kuluman, kecupan, gigitan serta serangan lidah Fanny dengan pipi merona seperti tomat!

Clik!

Suara geli dan cekikian sayup terdengar. Walau tidak punya mata di belakang kepala, Faruk sadar, meja yang ia tempati kini telah menjadi pusat perhatian.

Bangsssaaat, Gerrrryy.

Entah karena malu atau cemburu atau apa, Faruk menggeram. Ditatapnya sepasang kekasih sinting itu dengan rasa bercampur aduk. Senekad-nekadnya dirinya, takkan pernah Faruk berpikir untuk melakukan kegilaan seperti ini. Cipok neraka di restoran gedongan!

Mulai nakal ‘ni bocah dua mulai nakal ni bocah dua.

Clik!

Mmmmmuach! desah Fanny ganas melepaskan ciumannya usai agak lama bibir mereka berpagut, sebelum perlahan, ia berkata. Eh, Guys, mmmh gue ke kamar mandi dulu bentar, yah. Paling lima menitan. Bentar, yaaah, ujarnya kalem seraya mengedipkan mata, meninggalkan Gerry dan Faruk yang duduk tercengang.

.

B-buset? A-apaan itu, Ger? K-kenapa si Fanny?

M-mana gua, tau?

Dikit lagi, Ger!

Apaan?

Jah make mikir. Perawan Fanny! Lepas perjaka lo!

Ah, elu! Setan lu, Far! Nama aja keren, kelakuan ngehek!

Hahahahaha,

Dan tawa Gerry dan Faruk pun kemudian berderai, meghiasi sisa santap malam mereka. Andai dua sahabat itu tahu, bahwa yang mereka impikan kini hanyalah angan, tentu saja wajah mereka tak akan seceria itu.

Boy smarts, Girl smarter

Lu tempu passa Ma non agghiorna

Non c’e mai suli S’idda non torna

Brucia la terra mia E abbrucia lu me cori

Cchi siti d’acqua idda E ju siti d’amuri

Acu la cantu La me canzuni

Si no c’e nuddu Ca s’a affacia A lu barcuni

Author: 

Related Posts

Comments are closed.